SISTEM BARU UJIAN NASIONAL
Sistem yang akan dilaksanakan tahun ini, sama dengan
tahun 2013, 20 paket mulanya kemudian ditambah 10 hingga menjadi 30 paket soal,
Tidak lagi menggunakan kode angka melainkan menggunakan “Barcode”, bahkan soal
dengan lembar jawaban menyatu.
Belumlah sistem tahun 2013 dan 2014 sepenuhnya
terlaksana dengan baik, wacana pemerintah tahun depan mengenai Ujian Nasional
(UN) akan dilaksanakan secara online. Tidak ada lagi naskah kertas, karena
siswa akan mengerjakan soal di depan komputer. UN akan diterapkan dengan
computer based test.
Dalam wacana pemerintah ini juga akan menunjuk satu
sekolah sebagai pusat tempat ujian. Tidak hanya di provinsi, namun ada yang di
kecamatan UN akan online dan offline. Soalnya akan dibuat lebih canggih tanpa
perlu ada kertas-kertas yang dicetak. Variasi soal akan dibuat lebih banyak
lagi oleh perguruan tinggi sehingga setiap siswa akan menerima soal yang
berbeda-beda. Saat ini Kemendikbud sedang membuat sistem trial and error dan
akan mencoba beberapa tes untuk mengetahui kemungkinan kegagalan.
Dengan sistem ini, pemerintah akan melakukan
penghematan untuk anggaran negara karena penghematan terjadi pada tidak adanya
pencetakan naskah soal dan lembar jawaban dan juga pengawasan distribusi soal
dan lembar jawaban. Pemerintah juga berkeyakinan, sistem online akan menjadikan
UN yang bermutu, bermartabat dan bermanfaat.
Dengan adanya perubahan sistem UN dengan sistem
online ini, diharapkan mutu pendidikan semakin meningkat, bermutu, dan
berkualitas.Tetapi hendaknya pemerintah juga melihat keadaan dan kondisi
pendidikan didaerah sebelum pelaksanaannya dilaksanakan di daerah-daerah
terutama sarana dan prasarana terutama sarana komputer dan jaringan.

0 comments: